Bagi orang – orang yang pandai bersyukur

10608575_10204453724649529_7884279496641527603_o

Disuatu senja yang mulai meredup cahayanya, tampak sebuah sinar rembulan mulai sedikit memperlihatkan bentuknya.Perlahan namun pasti sentak malampun datang menutupi Bumi Pertiwi. Ketika malam mulai larut ditengah gemerlap serta kerasnya hidup di Jakarta, ada seorang insan yang sedang termenung memandangi rembulan yang tampak penuh. Dalam hatinya berkata “betapa indahnya engakau malam ini rembulan” seraya menunjukan kekagumannya. Andaikata aku seindah engkau (kata sang pujangga) mungkin aku tidaklah merasa sendiri seperti ini. Tetapi sang pujangga yang sedang termenung tiba – tiba sadar dan terbangun dari khayalannya, bahwa setiap insan yang dilahirkan diatas muka bumi ini hanya diberikan kelebihan dan kekurangan. Betapa tidak, sang pujangga merasa orang yang terlahir paling jelek, paling tidak sempurna dan paling serba paling, toh nyatanya dalam menjalani hidup nyatanya sama seperti mereka, seperti orang – orang yang hidupnya seindah rembulan.

Memang sih….dalam pergaulan, sedikit banyak pribadi – pribadi yang merasa kurang serta meras tidak sempurna akan selalu dan selalu merasa kekurangan dan minder. Namun ingat jangan sampai berlarut – larut, berbahaya bisa – bisa nanti kalau ngga kuat menghadapi hidup, malah mengakhiri hidup. Jangan sampe deeeeh….

Betul………hidup memang misteri, tetapi kita harus mencari, menggali dan menguak misteri tersebut.

Syukuri apa yang kita dapat dan kita peroleh dihari ini dan kita sambut hari esok yang lebih semangat dengan berlimpah hati yang lapang dan perbanyaklah do’a kepada Alloh SWT.

Bagi orang – orang yang masih merasa kurang dan belum dapat mensyukuri hidup, maka belajarlah dari sekarang.

Percayalah……!!!!!! “Kesuksesan adalah milik kita semua”.

3 tanggapan untuk “Bagi orang – orang yang pandai bersyukur

Komentar ditutup.